Selasa, 22 Oktober 2013

Kelainan dan Penyakit Sistem Saraf Manusia

Sistem saraf manusia dapat mengalami gangguan kerja berupa penyakit atau kelainan lainnya.Contoh penyakit pada sistem saraf manusia:

1. Meningitis
Meningitis merupakan peradangan selaput pembungkus otak yaitu meninges. Meningitis disebabkanoleh virus, sehingga dapat menular.

2. Multiple schlerosis (MS=Sklerosis Ganda atau disseminated sclerosis)
MS merupakan penyakit saraf kronis yang mempengaruhi sistem saraf pusat, sehingga dapatmenyebabkan gangguan organ seperti: rasa sakit, masalah penglihatan, berbicara, depresi, gangguankoordinasi dan kelemahan pada otot sampai kelumpuhan.

3. Nyeri saraf 
Nyeri saraf dapat terjadi karena adanya gangguan saraf sensorik maupun motorik. Gejala nyeri saraf sering disertai dengan gejala lain seperti: kehilangan rasa, kebas. urat saraf kejepit dan penyakit uratsaraf gangguan metabolik (seperti diabetic neuropaty pada penderita penyakit kencing manis ataudiabetes mellitus). Gangguan motorik karena nyeri saraf dari yang ringan (seperti kram) sampaigangguan berat (seperti kelumpuhan).

4. Hidrocephalus
Tanda hidrocephalus berupa pembengkakan kepala karena kelebihan cairan yang ada di sekitar otak.Akibatnya, dapat menyebabkan gangguan metabolisme dan gangguan organ tubuh.

5. Penyakit urat saraf kejepit
Penyakit saraf kejepit sering terjadi pada leher, pinggang dan telapak tangan.

6. Parkinson
Gejala tangan dan kaki gemetar.

7. Gegar otak
Terjadi karena otak mengalami kerusakan.

8. Imsomnia
Lupa ingatan sementara.

9. Stroke ( istilah lain Cerebrovascular accident ( CVA ) atau Cerebral apoplexy )
Kerusakan otak akibat tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah otak.

10. Poliomielitis
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyerang neuron-neuron motoris sistem saraf ( otak dan medula spinalis ).

11. Epilepsi
Penyakit karena dilepaskannya letusan-letusan listrik ( impuls ) pada neuron-neuron otak.

12. Parkinson
Penyakit yang disebabkan oleh berkurangnya
neurotranslator dopamin pada dasar gangglion dengan gejala tangan gemetaran sewaktu istirahat ( tetapi gemetaran itu hilang sewaktu tidur ), sulit bergerak, kekakuan otot, otot muka kaku menimbulkan kesan seolah-olah bertopeng, mata sulit berkedip dan langkah kaki menjadi kecil dan kaku.

13. Transeksi
Kerusakan atau seluruh segmen tertentu dari medula spialis. Misalnya karena jatuh, tertebak yang disertai dengan hancurnya tulang belakang.

14. Neurasthonia, ( lemah saraf ) , penyakit ini ada karena pembawaan lahir, terlalu berat penderitanya, rohani terlalu lemah atau karena penyakit keracunan.

15. Neuritis, radang saraf yang terjadi karena pengaruh fisis seperti patah tulang, tekanan pukulan, dan dapat pula karena racun atau difisiensi vitamin B1, B6, B12.

16. Amnesia, yaitu ketidakmampuan seseorang untuk mengingat atau mengenali kejadian yang terjadi dalam suatu periode di masa lampau. Biasanya kelainan ini akibat guncangan batin atau cidera otak.

17. Cutter, kelainan di mana penderitanya selalu melukai dirinya sendiri pada saat depresi, stres, atau bingung.

18. Alzheimer, merupakan penyakit kehilangan kemampuan untuk peduli terhadap diri sendiri. Penderita Alzheimer kehilangan kemampuan untuk mengingat peristiwa yang baru saja terjadi. Mereka kemudian menjadi binggung dan pelupa, sering mengulang pertanyaan-pertanyaan yang sama, atau tersesat ketika berada di tempat-tempat yang sering mereka kunjungi. Penyebab Alzheimer belum diketahui secara pasti. Namun, terdapat faktor pemicu timbulnya Alzheimer. Faktor-faktor pemicu tersebut misalnya sejarah pernah terjadinya luka di kepala dan faktor keturunan. Penderita Alzheimer diberi obat-obatan untuk mengembalikan kemampuan sistem sarafmya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar